Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

Topik kita kali ini adalah Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!. “Tak ada gunung yang lebih tinggi dari lutut Anda, selama Anda sanggup mendaki puncaknya”. Jangan biarkan waktu berlalu tanpa sejarah kebaikan yang anda ciptakan. “Tak ada pembicara hebat… yang ada hanyalah, pembicara yang terus berlatih”. “Yang tak mungkin akan menjadi mungkin, dengan latihan yang tekun”.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

Mengapa Anda mesti merajai public speaking? Sebab kita mengungkapkan 18000 kata/hari dalam situasi normal dan 85% dari kata-kata yang kita keluarkan benar-benar berpengaruh kepada kesuksesan hidup kita. Berdialog adalah kunci berhasil hidup kita, sebagai skor tambah diri.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

Berikut ini 8 tips berhasil public speaking yang bisa kita lakukan

1. Menuntaskan Hambatan Kepribadian

Pada lazimnya, seseorang yang belum umum berdialog di depan orang yang banyak akan gugup, gemetar, berkeringat dingin, gagap, tegang, sakit perut (mulas), salah tingkah, demam pentas yang biasa kita sebut “cemas”. Untuk menghadapi kecemasan itu, berikut kiatnya :

  • Organisasikan bahan presentasi Anda.
  • Visualisasikan.
  • Berlatih.
  • Bernapas dalam-dalam.
  • Berfokus pada relaksasi.
  • Melepas ketegangan.
  • Kontak mata.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

2. Penggunaan Body Language Secara Tepat

Bahasa isyarat dan gerakan tubuh yakni hal penting tapi sering dilupakan orang. Beberapa hal yang perlu dilihat merupakan:

  • Postur tubuh.
  • Perpindahan daerah.
  • Gerak isyarat.
  • Mimik wajah.
  • Mata yang bersinar.

Hal -hal yang perlu dihindarkan:

Pasukan Synergy
  • Memasukan tangan ke saku.
  • Tangan ditangkupkan di belakang punggung.
  • Lengan disedekapkan.
  • Bertolak pinggang.
  • Meremas-remas tangan.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

3. Cara Penyampaian yang Sistematis dan Tepat Target

Urutan presentasi: (tambahkan keterangan sendiri waktu pidato)

  • Pendahuluan.
  • Kalimat prepandangan.
  • Gagasan utama dan sub gagasan.
  • Profit dari penyampaian materi.
  • Kalimat peninjauan.
  • Kesimpulan.

Agar ideal target dalam melaksanakan public speaking, hal-hal berikut ini wajib diamati :

  • Kenali latar belakang komunikan, bagus adat istiadatnya, sukunya, pengajarannya, pekerjaannya, hobinya, status sosialnya, kepentingannya ataupun hal-hal yang nampaknya tak ada artinya.
  • Hilangkan / dekatkan kesenjangan-kesenjangan dengan cara mengubah diri, ikuti “arus” tetapi tak sampai “hanyut” dan kesudahannya pelan-lahan memberi pengaruh “arus”.
  • Ciptakan suasana yang menyokong, tergantung pada komunikan yang kita hadapi, pada biasanya mereka senang dengan keramahan / keakraban dan keterbukaan yang tidak sampai tahap mencampuri urusan orang lain.
  • Tentukan maksud dan tujuan pembicaraan kita; sekadar pengisi waktu / obrolan ringan, pembicaraan, brainstorming, informasi, diplomasi, atau memberi pengaruh orang lain.
  • Arahkan materi diskusi dan gunakan taktik sesuaidengan tujuan pembicaraan yang telah diatur.
  • Pakai kata-kata yang tidak menimbulkan pengertian ganda supaya tidak membingungkan.
  • Pakai logika berdaya upaya. Cobalah untuk kritis, kreatif, kembangkan pola pikir yang logis, dan sistematis. Biasakan bertanya mengapa, bagaimana, sekiranya, …..
  • Evaluasi terus secara sadar.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

4. Penggunaan Alat Peraga

Alat peraga terutama yang visual ditujukan untuk :

  • Mengonsentrasikan perhatian audience
  • Mengukuhkan pesan lisan
  • Menstimulus atensi
  • Mengilustrasikan faktor-unsur yang susah diverbalkan

5. Persiapan

Elemen nonteknis seringkali tak diperhitungkan melainkan membawa pengaruh fatal seandainya terbukti timbul tiba-tiba. Misalnya :

  • Penampilan (rambut, baju, sepatu, bau badan, …)
  • Fisik (kesehatan, makan dahulu, minum glucose, membuang air besar/kecil, cukup tidur, …)
  • Latihan gaya, menghitung waktu, …
  • Kesempurnaan berkas/bahan, transparan cadangan, spidol.
  • Ketersediaan alat peraga dan cadangannya, …
  • Sound sytem, pembatasan daerah duduk, letak layar dan alat peraga, …
  • Kreativitas.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

6. Dikala Kerja

Kerja yang meyakinkan intonasi bunyi, motivasi, rasa percaya diri, keyakinan yang total, rasa optimis, mata yang berbinar, senyum dikulum, komunikatif, mengajak (mengobrol dengan) seluruh audience, membangkitkan inspirasi, data yang jitu, peraga yang baik dan lain-lain sangat mempengaruhi keberhasilan berbicara di depan umum.

7. Feeling

Otak manusia terdiri dari otak kanan dan otak kiri. Otak kiri berdaya upaya hal-hal yang rasional, padahal otak kanan memikirkan hal-hal yang berbau seni dan mengandalkan perasaan, emosionil dan nuansa-nuansa ketidakpastian. Dalam berdialog di depan lazim, otak kanan juga seharusnya difungsikan, tidak cuma otak kiri. Untuk apa? Agar kita bisa mengatasi gejala-gejala yang dapat merusak presentasi kita.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

Model : jam presentasi yang tidak ideal (membikin ngantuk), kebosanan karena acara yagn monoton dan berlebihan, kelelahan, kurang ketertarikan dan sebagainya. Sebaiknya presentasi segera di break dengan humor, tanya jawab, demonstrasi alat atau visualisasi sesuatu yang menstimulus atensi. Selain itu ciptakan suasana yang hangat dan interaksi yang “hidup”.

8. Finishing Touch

Setelah resume di akhir diskusi, ungkapkanlah tantangan, pertanyaan, penegasan, demo atau apa saja yang dapat audience terpana, tercengang, berdaya upaya, atau malahan protes. Hal ini akan memberi kesan positif dan rangsangan untuk bertanya.

Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!

Latihan suara, kontak mata, ekspresi wajah dan gerakan tubuh:
Bunyi yang pelan dan tidak jelas, tanpa kontak mata, tanpa ekspresi wajah yang bagus mengakibatkan audiens akan mengesampingkan peyampaian pesan Anda. Oleh karena itu Anda perlu berlatih mendengar, memasang ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Lalu bagaimana caranya? Silahkan coba lakukan sebagian langkah berikut ini :

Pasukan Synergy
  1. Anda pergi ke depan cermin
  2. Pejamkan mata
  3. Mulailah mengobrol dengan mempersembahkan diri, status, alamat, lalu ketertarikan dan harapan, atau tentang apa saja dengan bahasa yang mudah dimengerti secara biasa.
  4. Buka mata Anda
  5. Mulailah bicara lagi, ulangi tahap nomor : c
  6. Pandanglah mata Anda sendiri di cermin….. Beri sedikit senyuman….. Nah seperti itulah Anda memberi kontak mata pada audiens.
  7. Perhatikan : kualitas ~ kekuatan ~ kejelasan bunyi Anda.
  8. Perhatikan juga : Ekspresi wajah dan gerakan tubuh (seperlunya, jangan berlebih!)
  9. Jikalau dirasa ada intonasi yang kurang terang dan kurang bermutu, tatapan mata yang kurang indah, atau senyum yang terlalu dipaksakan, Anda ulangi lagi mulai dari langkah nomor: c.

Sekian info terkait dengan Memahami Beberapa Cara yang Bisa Membantu Kita untuk Menjadi Pembicara Publik? Kenapa Enggak!, kami harap post kali ini mencerahkan kalian. Kami berharap postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *